Articles

AirNav Indonesia Tambah Teknisi Penerbangan eks Ditjen Hubud

04 Mar, 2015

Tangerang – Di usia pendirian Perum LPPNPI atau yang dikenal AirNav Indonesia yang baru 2 tahun terus melanjutkan komitmen terhadap keselamatan dan pelayanan terhadap dunia penerbangan.

Baru-baru ini pada tanggal 23-25 Februari 2015 secara simbolis di tiga tempat berbeda yaitu Bandar Udara Raden Inten, Lampung, Bandar Udara Juwata, Tarakan dan Sentani Papua AirNav Indonesia menerima tambahan 571 personil teknisi pernerbangan dari Direktorat Jenderal Perhubungan Udara, Kementerian Perhubungan, dengan rincian 292 orang Pemandu Lalulintas Penerbangan, 113 orang Pemandu Komunikasi Penerbangan, 61 orang Personil Pelayanan Informasi Aeronautika, 105 Teknisi Telekomunikasi Penerbangan.

Pada tiga kesempatan  berbeda tersebut dilaporkan bahwa acara di Bandar Udara Radin Inten dihadiri oleh Direktur Jenderal Perhubungan Udara Surprasetyo beserta jajarannya termasuk beberapa Kepala Bandar Udara, Deputi Bidang Mutasi Kepegawaian, Badan Kepegawaian Nasional, dan Direktur Teknik Navigasi Penerbangan AirNav Indonesia, Fadli Soesilo.

 

Dalam kesempatan tersebut Dirjen Perhubungan Udara menyampaikan bahwa pengalihan ini sebagai implementasi dari Peraturan Pemerintah Nomor 77 Tahun 2012. Sementara Direktur Navigasi Penerbangan menyampaikan bahwa dengan pengalihan ini diharapkan AirNav Indonesia dapat terus menjaga bahkan meningkatkan pelayanannya demi keselematan penerbangan.

Sementara di Tarakan dan Sentani secara umum diberitakan acara serah terima dihadiri oleh Direktur Manajemen Lalu Lintas Penerbangan, AirNav Indonesia, Amran dan wakil dari Kementerian Perhubungan serta Badan Nasional Kepegawaian untuk acara Sentani. Untuk Tarakan Direktur Personalia dan Umum, AirNav Indonesia, Saryono serta perwakilan dari Kemenhub dan BKN.

Sebagai informasi,  penambahan 571 personel teknisi penerbangan dari Direktorat Jenderal Perhubungan Udara merupakan lanjutan dari proses pengalihan unit pelayanan navigasi penerbangan di Unit Pelayanan Teknis (red-saat ini disebut sebagai Unit Penyelenggara Bandar Udara/UPBU) Ditjen Perhubungan Udara ke AirNav Indonesia yang dilaksanakan pada tanggal 01 Oktober 2014 lalu. (Sekretariat Perusahaan)

comments powered by Disqus

Articles

ATSEP, siapa mereka?
22 Feb 2018

ATSEP, siapa mereka?

Sahabats ISAFE, Air Navigation Service Provider (ANSP) dalam beraktifitas sangat mengandalkan keberadaan beberapa tipe personil utama mereka. Keberadaan mereka sangat menentukan keberlangsungan ANSP, sebaliknya kelemahan atas kecukupan dan kompetensi mereka tentu saja akan sangat mempengaruhi kinerja aspek keselamatan ANSP tersebut. Artikel kali ini akan membahas salah satu dari mereka ini
Read More

Dukung Keamanan Penerbangan, AirNav Perpanjang MoU dengan KOHANUDNAS
13 Feb 2018

Dukung Keamanan Penerbangan, AirNav Perpanjang MoU...

Perusahaan Umum Lembaga Penyelenggara Pelayanan Navigasi Penerbangan (Perum LPPNPI) atau AirNav Indonesia menandatangani perpanjangan perjanjian kerja sama mengenai koordinasi pertukaran data dan informasi penerbangan serta penegakan hukum di wilayah udara Indonesia dengan Komando Pertahanan Udara Nasional (KOHANUDNAS)
Read More

KOMPETENSI KERJA, SERTA COMPETENCE MANAGEMENT SYSTEM, SEBUAH PELAJARAN DARI PROCESS SAFETY *
09 Feb 2018

KOMPETENSI KERJA, SERTA COMPETENCE MANAGEMENT SYST...

Sahabat ISAFE, pernahkah kita mengukur berapa sih ongkos atau dampak dari suatu ketidak-cakapan bekerja atau professional incompetence yang akan diderita publik dan pelanggan, perusahaan atau bahkan diri kita sendiri? Kali ini kita akan mendiskusikan apa yang dimaksud dengan kecakapan dan ketidak cakapan, baik bagi individu dan juga perusahaan dan bagaimana pengelolaannya untuk membantu mencapai aspek keselamatan yang tinggi di industri yang rentan atas safety risk.
Read More

MELIRIK SAFETY DI INDUSTRI NON-PENERBANGAN, KITA MUSTI TETAP WASPADA!
30 Jan 2018

MELIRIK SAFETY DI INDUSTRI NON-PENERBANGAN, KITA M...

Dear sahabats ISAFE… bicara tentang aspek Safety tentu saja bukanlah konsumsi industry penerbangan, atau perhubungan saja. Kali ini kita akan membahas bagaimana aspek safety dikelola di industri non penerbangan.
Read More

News

Optimalisasi Ruang Udara, AirNav Indonesia dan Kementerian Perhubungan Selenggarakan CMAC/FUA Workshop
31 Mar 2016

Optimalisasi Ruang Udara, AirNav Indonesia dan Kem...

Jakarta, 31 Maret 2016 – Kerjasama sipil-milter merupakan hal penting untuk mengoptimalkan penggunaan ruang udara Republik Indonesia dalam mendukung peningkatan konektivitas di negeri yang memiliki lebih dari 17.000 pulau ini.
Read More

Donor Darah Dan Peluncuran Mobil Perpustakaan Keliling Airnav Peduli
11 Feb 2016

Donor Darah Dan Peluncuran Mobil Perpustakaan Keli...

TANGERANG (2/10) - Perusahaan Umum (Perum) Lembaga Penyelenggara Pelayanan Navigasi Penerbangan Indonesia (LPPNPI) atau dikenal dengan AirNav Indonesia menggelar Aksi Donor Darah dan Peluncuran Mobil Perpustakaan Keliling ”AirNav Peduli”, Rabu, 10 Februari 2016
Read More

AirNav Indonesia Bersama TNI AU Resmikan Tower Baru  di Bandara Husein Sastranegara
10 Feb 2016

AirNav Indonesia Bersama TNI AU Resmikan Tower Bar...

BANDUNG - Perusahaan Umum (Perum) Lembaga Penyelenggara Pelayanan Navigasi Pen-erbangan Indonesia (LPPNPI) atau dikenal dengan AirNav Indonesia bersinergi dengan TNI Angkatan Udara meresmikan pengoperasian tower baru, demi memaksimalkan pelayanan pengaturan lalu lintas penerbangan berniaga dan penerbangan militer di Bandara Husein Sastrangera, Bandung pada hari Rabu 10 Februari 2016
Read More

9 Pejabat MATSC Menandatangani Pakta Integritas, Siap Meningkatkan Pelayanan Navigasi di Indonesia
26 Feb 2016

9 Pejabat MATSC Menandatangani Pakta Integritas, S...

Makassar – Sebanyak 9 Manager dan Junior Manager di AirNav Indonesia Cabang MATSC menandatangani pakta integritas. Penandatanganan para managerial dilakukan di ruangan Platinum, Kantor Cabang MATSC, Jl. Bandara Baru, Selasa (16/2)
Read More