Articles

Tingkatkan Pelayanan Navigasi di Bandara Enclave, AirNav Indonesia Kerjasama Dengan TNI AU

31 Aug, 2016

Kerjasama sipil-milter merupakan hal penting untuk mengoptimalkan penggunaan ruang udara Republik Indonesia dalam mendukung peningkatan konektivitas di negeri ini, khususnya di bandara yang digunakan bersama oleh sipil dan militer (Enclave). Sebagai bentuk keseriusan dan komitmen untuk terus memperkuat pelayanan navigasi di bandara enclave, Selasa (30/8) bertempat di Halim Perdana Kusuma, telah dilaksanakan Penandatanganan Nota Kesepahaman antara Perusahaan Umum Lembaga Penyelenggara Pelayanan Navigasi Penerbangan Indonesia (Perum LPPNPI) atau yang dikenal juga dengan AirNav Indonesia dengan TNI Angkatan Udara. Penandatanganan ini dilakukan oleh Direktur Keselamatan, Keamanan dan Standardisasi Yurlis Hasibuan dengan Komandan Komando Pendidikan TNI Angakatan Udara (Kodikau) Marsekal Muda TNI Eko Supriyanto, S.E., MM,  Panglima Komando Operasi TNI Angakatan Udara II (Koopsau II) Marsekal Muda TNI Dody Trisunu, dan Panglima Komando Operasi TNI Angkatan Udara I (Koopsau II) Marsekal Muda TNI Yuyu Sutisna, S.E., M.M.

Perjanjian kerjasama ini dibuat dalam rangka memperlancar kegiatan penyelenggaraan pelayanan navigasi penerbangan yang meliputi pelayanan lalu lintas penerbangan (air traffic services), pelayanan telekomunikasi penerbangan (aeronoutical telecommunication services), dan pelayanan informasi aeronoutika (aeronoutical information services) yang dilaksanakan kedua belah pihak untuk mendukung keselamatan, keamanan, dan kelancaran penerbangan di Indonesia.

“Secara garis besar, tujuan kerjasama ini adalah untuk meningkatkan keselamatan dan pelayanan dalam penyelenggaraan navigasi penerbangan di bandar udara dan pangkalan udara yang digunakan secara bersama serta di ruang udara dengan mengutamakan keselamatan penerbangan dan pertahanan keamanan nasional” ujar Yurlis Hasibuan dalam sambutannya.

Sementara itu Panglima Komando TNI Angkatan Udara dalam sambutannya menyatakan bahwa dalam rangka untuk meningkatkan pelayanan navigasi penerbangan di Indonesia, maka diperlukan koordinasi yang harmonis untuk memperlancar kegiatan operasional di bandar udara dan pangkalan udara yang digunakan secara bersama  dengan didukung oleh Nota Kesepahaman sebagai payung hukum dalam pelaksanaannya.

AirNav Indonesia dan TNI AU sepakat untuk melakukan kordinasi pelaksanaan tugas diantaranya meliputi :

1.      Kepentingan pertahanan dan keamanan Negara;

2.      Penegakan hukum di wilayah udara;

3.      Pertukaran data dan informasi penerbangan terkait

a)   Un-identified flight

b)   Perizinan (fligtht clearance / security clearance / flight approval / diplomatic clearance)

4.      Keadaan contingency,

5.      Rencana pengembangan pelayanan navigasi penerbangan,

6.      Incident pelayanan navigasi penerbangan dan aircraft accident,

7.      Peningkatan kompetensi personil navigasi penerbangan,

8.      Peningkatan fasilitas navigasi penerbangan.

 

Di dalam perjanjian kerjasama ini kedua belah pihak telah sepakat untuk menggunakan fasilitas penerbangan pada bandar udara dan pangkalan udara yang digunakan secara bersama dalam rangka pelayanan navigasi penerbangan yang meliputi : alat komunikasi penerbangan, alat bantu navigasi, fasilitas pengamatan (surveillence), serta tanah dan bangunan penunjang pelayanan navigasi penerbangan dengan tetap memperhatikan kepentingan pertahanan dan keamanan militer dan military procedures dan juga memperhatikan  keselamatan dan kelancaran operasi penerbangan sipil. Selain itu kerjasama juga meliputi peningkatan SDM navigasi penerbangan.

Sebagai informasi singkat dapat disampaikan bahwa kerjasama yang dibuat oleh AirNav Indonesia dengan TNI Angkatan Udara didasarkan pada Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 34 Tahun 2004 tentang TNI, Tugas TNI Angkatan Udara adalah melaksanakan tugas TNI matra udara di bidang pertahanan, menegakkan hukum dan menjaga keamanan di wilayah udara yurisdiksi nasional sesuai dengan ketentuan hukum nasional dan hukum internasional. Sementara sesuai UU Nomor 1 Tahun 2009 Tentang Penerbangan dan PP 77/2012 AirNav Indonesia memiliki tugas melayani navigasi penerbangan di Indonesia. Sehingga dalam pelaksanaan tugas pokok masing-masing baik AirNav Indonesia maupun TNI Angkatan Udara, maka diperlukan suatu bentuk kerjasama untuk memperkuat pelayanan penerbangan sipil di Indonesia yang bersinergi dengan aspek pertahanan dan keamanan nasional.

comments powered by Disqus

Articles

ATSEP, siapa mereka?
22 Feb 2018

ATSEP, siapa mereka?

Sahabats ISAFE, Air Navigation Service Provider (ANSP) dalam beraktifitas sangat mengandalkan keberadaan beberapa tipe personil utama mereka. Keberadaan mereka sangat menentukan keberlangsungan ANSP, sebaliknya kelemahan atas kecukupan dan kompetensi mereka tentu saja akan sangat mempengaruhi kinerja aspek keselamatan ANSP tersebut. Artikel kali ini akan membahas salah satu dari mereka ini
Read More

Dukung Keamanan Penerbangan, AirNav Perpanjang MoU dengan KOHANUDNAS
13 Feb 2018

Dukung Keamanan Penerbangan, AirNav Perpanjang MoU...

Perusahaan Umum Lembaga Penyelenggara Pelayanan Navigasi Penerbangan (Perum LPPNPI) atau AirNav Indonesia menandatangani perpanjangan perjanjian kerja sama mengenai koordinasi pertukaran data dan informasi penerbangan serta penegakan hukum di wilayah udara Indonesia dengan Komando Pertahanan Udara Nasional (KOHANUDNAS)
Read More

KOMPETENSI KERJA, SERTA COMPETENCE MANAGEMENT SYSTEM, SEBUAH PELAJARAN DARI PROCESS SAFETY *
09 Feb 2018

KOMPETENSI KERJA, SERTA COMPETENCE MANAGEMENT SYST...

Sahabat ISAFE, pernahkah kita mengukur berapa sih ongkos atau dampak dari suatu ketidak-cakapan bekerja atau professional incompetence yang akan diderita publik dan pelanggan, perusahaan atau bahkan diri kita sendiri? Kali ini kita akan mendiskusikan apa yang dimaksud dengan kecakapan dan ketidak cakapan, baik bagi individu dan juga perusahaan dan bagaimana pengelolaannya untuk membantu mencapai aspek keselamatan yang tinggi di industri yang rentan atas safety risk.
Read More

MELIRIK SAFETY DI INDUSTRI NON-PENERBANGAN, KITA MUSTI TETAP WASPADA!
30 Jan 2018

MELIRIK SAFETY DI INDUSTRI NON-PENERBANGAN, KITA M...

Dear sahabats ISAFE… bicara tentang aspek Safety tentu saja bukanlah konsumsi industry penerbangan, atau perhubungan saja. Kali ini kita akan membahas bagaimana aspek safety dikelola di industri non penerbangan.
Read More

News

Optimalisasi Ruang Udara, AirNav Indonesia dan Kementerian Perhubungan Selenggarakan CMAC/FUA Workshop
31 Mar 2016

Optimalisasi Ruang Udara, AirNav Indonesia dan Kem...

Jakarta, 31 Maret 2016 – Kerjasama sipil-milter merupakan hal penting untuk mengoptimalkan penggunaan ruang udara Republik Indonesia dalam mendukung peningkatan konektivitas di negeri yang memiliki lebih dari 17.000 pulau ini.
Read More

Donor Darah Dan Peluncuran Mobil Perpustakaan Keliling Airnav Peduli
11 Feb 2016

Donor Darah Dan Peluncuran Mobil Perpustakaan Keli...

TANGERANG (2/10) - Perusahaan Umum (Perum) Lembaga Penyelenggara Pelayanan Navigasi Penerbangan Indonesia (LPPNPI) atau dikenal dengan AirNav Indonesia menggelar Aksi Donor Darah dan Peluncuran Mobil Perpustakaan Keliling ”AirNav Peduli”, Rabu, 10 Februari 2016
Read More

AirNav Indonesia Bersama TNI AU Resmikan Tower Baru  di Bandara Husein Sastranegara
10 Feb 2016

AirNav Indonesia Bersama TNI AU Resmikan Tower Bar...

BANDUNG - Perusahaan Umum (Perum) Lembaga Penyelenggara Pelayanan Navigasi Pen-erbangan Indonesia (LPPNPI) atau dikenal dengan AirNav Indonesia bersinergi dengan TNI Angkatan Udara meresmikan pengoperasian tower baru, demi memaksimalkan pelayanan pengaturan lalu lintas penerbangan berniaga dan penerbangan militer di Bandara Husein Sastrangera, Bandung pada hari Rabu 10 Februari 2016
Read More

9 Pejabat MATSC Menandatangani Pakta Integritas, Siap Meningkatkan Pelayanan Navigasi di Indonesia
26 Feb 2016

9 Pejabat MATSC Menandatangani Pakta Integritas, S...

Makassar – Sebanyak 9 Manager dan Junior Manager di AirNav Indonesia Cabang MATSC menandatangani pakta integritas. Penandatanganan para managerial dilakukan di ruangan Platinum, Kantor Cabang MATSC, Jl. Bandara Baru, Selasa (16/2)
Read More