Articles

Airnav Jajaki Sinergi Program Kemitraan dengan KBI

03 Nov, 2016

NGAWI - Perum Lembaga Penyelengara Pelayanan Navigasi Penerbangan Indonesia (LPPNPI) atau AirNav Indonesia menjajaki kerjasama penyaluran Program Kemitraan dengan PT Kliring Berjangka Indonesia (KBI) untuk kegiatan pembiayaan resi gudang hasil komoditi kelompok tani.
Mengawali kerjasama tersebut, perwakilan Airnav Indonesia dan KBI, Kamis, 3 November 2016, menggelar survey ke lokasi gudang yang menerapka Sistem Resi Gudang (SRG) di Kecamatan Geneng, Kabupaten Ngawi, Jawa Timur.

Di lokasi, tim Airnav Indonesia yang dipimpin General Manager Kantor Cabang Pratama Solo Hengky Poluan bersama tim PKBL PT KBI yang diwakili Eny Juliana menggelar pertemuan dengan sejumlah petani yang tergabung dalam Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan) Margo Lestari dan pengurus Asosiasi Gapoktan se-Jawa Timur berdiskusi tentang proses kemitraan pembiayaan resi gudang.

"Hingga hari ini, bagi kami para petani, Program Kemitraan pembiayaan resi gudang oleh BUMN semacam menjadi solusi yang paling tepat dan paling terasa efeknya untuk meningkatkan daya jual hasil tani kami," ujar Ketua Asosiasi Gapoktan se-Jatim Sudomo.

Dijelaskan pria yang akrab dipanggil Mbah Domo itu, kesulitan petani dalam meningkatkan kualitas beras serta memasarkan hasil panen dengan harga yang sebanding dengan kualitas menjadi kendala utama.

Mbah Domo menambahkan, mayoritas petani hingga saat ini belum mengerti bagaimana menjual beras kualitas bagus dengan harga yang sebanding dengan kualitasnya. Dengan melakukan pola tunda jual melalui penyimpanan di gudang SRG, hal tersebut bisa dilakukan.

"Tapi petani tidak punya modal untuk sewa gudang. Mau pinjam bank sulit dan tidak mungkin, karena terlalu banyak syarat dan bunganya juga besar. Karena di satu sisi, petani juga butuh uang untuk menutupi kehidupan mereka serta modal untuk segera melakukan penanaman baru. Dengan dibantu pembiayaan resi gudang oleh Program Kemitraan BUMN, produktivitas para petani sangat luar biasa meningkatnya. Apalagi dengan pola ini, selain kualitas beras yang terjamin SNI, pembelinya juga sudah pasti," papar Mbah Domo.

Sugeng, Ketua Gapoktan Margo Lestari menambahkan, dalam setahun para petani di wilayahnya dapat memproduksi hingga  tiga kali masa pane dengan volume hasil panen per hektar sawah mencapai delapan ton. "Gapoktan Margo Lestari membawahi enam Kelompok Tani dengan total luas sawah yang digarap mencapai 296 hektare. Dengan melakukan tunda jual di Gudang SRG antara tiga bulan hingga maksimal enam bulan, kami bisa meningkatkan harga jual hingga 30 persen," jelasnya.

Ketua PKBL KBI Eny Juliana menjelaskan, seluruh komoditi yang masuk dalam Gudang SRG wajib lolos uji kesesuaian mutu standar SNI oleh Sucofindo atau pun Ujastasma Bulog. Sedangkan gudangnya juga wajib lolos sertifikasi oleh Sucofindo, BGR, maupun PT SAWU selaku lembaga sertifikasi gudang.

"Keberadaan gudangnya sendiri ditunjuk oleh Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi (Bapepti) yang berada di bawah Kementerian Perdagangan. Sementara KBI bertindak sebagai Pusat Registrasi Resi Gudang dari seluruh gudang SRG yang ditunjuk oleh Pemerintah. Salah satunya gudang yang dikelola Food Station di Ngawi ini. Kapasitas tampungnya sendiri bisa mencapai 1500 ton," jelas Eny.

Dalam kaitan sinergi Program Kemitraan pembiayaan resi gudang antar BUMN, PKBL PT KBI bertindak sebagai lembaga pembiayaan non-bank untuk resi gudang serta penjamin, penagih dan administrator dalam pelaksanaan kerjasama.

"Sebagai penjamin, kami punya kewenangan untuk melakukan eksekusi terhadap resi gudang petani mitra binaan ketika mereka tidak melakukan pengembalian biaya sesuai masa resi gudang. Tapi, sejauh ini, hal itu tidak pernah terjadi. Jadi, kepastian dana kemitraan yang dsalurkan untuk kembali bisa 100%," pungkas Eny.

GM Airnav Indonesia Solo Hengky Poluan dalam pertemuan siang itu menyampaikan  bahwa sebagai BUMN, Airnav Indonesia memiliki tanggung jawab untuk turut berkontribusi dalam meningkatkan perekonomian masyarakat melalui Program PKBL yang pelaksanaannya berada di bawah pengawasan Kementerian BUMN tersebut.

"Seperti kita ketahui, membantu petani meningkatkan produktivitas menjadi salah satu upaya Pemerintah dalam menjaga ketahanan pangan nasional. Di sinilah BUMN selaku perpanjangan tangan Pemerintah hadir bersinergi untuk mengambil peran itu sesuai porsinya," ungkapnya. (CS)

comments powered by Disqus

Articles

ATSEP, siapa mereka?
22 Feb 2018

ATSEP, siapa mereka?

Sahabats ISAFE, Air Navigation Service Provider (ANSP) dalam beraktifitas sangat mengandalkan keberadaan beberapa tipe personil utama mereka. Keberadaan mereka sangat menentukan keberlangsungan ANSP, sebaliknya kelemahan atas kecukupan dan kompetensi mereka tentu saja akan sangat mempengaruhi kinerja aspek keselamatan ANSP tersebut. Artikel kali ini akan membahas salah satu dari mereka ini
Read More

Dukung Keamanan Penerbangan, AirNav Perpanjang MoU dengan KOHANUDNAS
13 Feb 2018

Dukung Keamanan Penerbangan, AirNav Perpanjang MoU...

Perusahaan Umum Lembaga Penyelenggara Pelayanan Navigasi Penerbangan (Perum LPPNPI) atau AirNav Indonesia menandatangani perpanjangan perjanjian kerja sama mengenai koordinasi pertukaran data dan informasi penerbangan serta penegakan hukum di wilayah udara Indonesia dengan Komando Pertahanan Udara Nasional (KOHANUDNAS)
Read More

KOMPETENSI KERJA, SERTA COMPETENCE MANAGEMENT SYSTEM, SEBUAH PELAJARAN DARI PROCESS SAFETY *
09 Feb 2018

KOMPETENSI KERJA, SERTA COMPETENCE MANAGEMENT SYST...

Sahabat ISAFE, pernahkah kita mengukur berapa sih ongkos atau dampak dari suatu ketidak-cakapan bekerja atau professional incompetence yang akan diderita publik dan pelanggan, perusahaan atau bahkan diri kita sendiri? Kali ini kita akan mendiskusikan apa yang dimaksud dengan kecakapan dan ketidak cakapan, baik bagi individu dan juga perusahaan dan bagaimana pengelolaannya untuk membantu mencapai aspek keselamatan yang tinggi di industri yang rentan atas safety risk.
Read More

MELIRIK SAFETY DI INDUSTRI NON-PENERBANGAN, KITA MUSTI TETAP WASPADA!
30 Jan 2018

MELIRIK SAFETY DI INDUSTRI NON-PENERBANGAN, KITA M...

Dear sahabats ISAFE… bicara tentang aspek Safety tentu saja bukanlah konsumsi industry penerbangan, atau perhubungan saja. Kali ini kita akan membahas bagaimana aspek safety dikelola di industri non penerbangan.
Read More

News

Optimalisasi Ruang Udara, AirNav Indonesia dan Kementerian Perhubungan Selenggarakan CMAC/FUA Workshop
31 Mar 2016

Optimalisasi Ruang Udara, AirNav Indonesia dan Kem...

Jakarta, 31 Maret 2016 – Kerjasama sipil-milter merupakan hal penting untuk mengoptimalkan penggunaan ruang udara Republik Indonesia dalam mendukung peningkatan konektivitas di negeri yang memiliki lebih dari 17.000 pulau ini.
Read More

Donor Darah Dan Peluncuran Mobil Perpustakaan Keliling Airnav Peduli
11 Feb 2016

Donor Darah Dan Peluncuran Mobil Perpustakaan Keli...

TANGERANG (2/10) - Perusahaan Umum (Perum) Lembaga Penyelenggara Pelayanan Navigasi Penerbangan Indonesia (LPPNPI) atau dikenal dengan AirNav Indonesia menggelar Aksi Donor Darah dan Peluncuran Mobil Perpustakaan Keliling ”AirNav Peduli”, Rabu, 10 Februari 2016
Read More

AirNav Indonesia Bersama TNI AU Resmikan Tower Baru  di Bandara Husein Sastranegara
10 Feb 2016

AirNav Indonesia Bersama TNI AU Resmikan Tower Bar...

BANDUNG - Perusahaan Umum (Perum) Lembaga Penyelenggara Pelayanan Navigasi Pen-erbangan Indonesia (LPPNPI) atau dikenal dengan AirNav Indonesia bersinergi dengan TNI Angkatan Udara meresmikan pengoperasian tower baru, demi memaksimalkan pelayanan pengaturan lalu lintas penerbangan berniaga dan penerbangan militer di Bandara Husein Sastrangera, Bandung pada hari Rabu 10 Februari 2016
Read More

9 Pejabat MATSC Menandatangani Pakta Integritas, Siap Meningkatkan Pelayanan Navigasi di Indonesia
26 Feb 2016

9 Pejabat MATSC Menandatangani Pakta Integritas, S...

Makassar – Sebanyak 9 Manager dan Junior Manager di AirNav Indonesia Cabang MATSC menandatangani pakta integritas. Penandatanganan para managerial dilakukan di ruangan Platinum, Kantor Cabang MATSC, Jl. Bandara Baru, Selasa (16/2)
Read More