Articles

Tingkatkan Pertumbuhan Ekonomi, AirNav Optimalisasi Jalur Penerbangan Selatan Jawa

29 Jan, 2018

TASIKMALAYA - Perum Lembaga Penyelenggara Pelayanan Navigasi Penerbangan Indonesia (Perum LPPNPI) atau yang lebih dikenal AirNav Indonesia mendukung program pemerintah dalam mengoptimalkan bandara-bandara di jalur selatan Jawa. Direktur Utama AirNav Indonesia,Novie Riyanto, pada Kamis (25/1) menyampaikan bahwa layanan navigasi penerbangan pada sejumlah bandara di jalur selatan akan ditingkatkan guna mendorong multiplier effect yang berkontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi di wilayah tersebut.

 

“Terdapat tiga bandara yang menjadi perhatian kami, untuk ditingkatkan level pelayanan navigasi penerbangannya yakni Bandara Wiriadinata di Tasikmalaya kami akan merenovasi tower dan memperbaiki peralatan navigasinya, Bandara Wirasaba di Purbalingga akan dilakukan pengembangan bandara baru berkolaborasi dengan TNI AU, Pemda, pengelola bandar udara, dan rencananya akan mulai beroperasi pada Desember 2019, serta Bandara New Yogyakarta International Airport di Kulonprogo. Di Bandara Kulonprogo kami telah mengalokasikan dana senilai Rp.79,6 Miliar untuk investasi pembangunan Tower beserta peralatan fasilitas pendukungnya,” terang Novie.

 

Langkah strategis lain yang dilakukan AirNav Indonesia untuk mendukung pertumbuhan ekonomi di selatan Jawa adalah dengan membuka rute penerbangan selatan Jawa (Tango One) sejak 12 Oktober 2017 laluMenurut Novie rute ini merupakan rute penerbangan domestik pertama yang berbasis satelit. “Rute Tango One ini adalah rute domestik berbasis performance based navigation (PBN) pertama di Indonesia. Selama ini, rute berbasis PBN baru mencakup rute internasional saja. Dengan menggunakan satelit sebagai basis utama navigasi, pengaturan lalu lintas penerbangan akan menjadi lebih presisi dan akurat,” paparnya.

 

Novie menjelaskan rute selatan Jawa ini perlu dibuat karena penerbangan di sisi utara pulau Jawa merupakan rute penerbangan domestik terpadat di Indonesia. Kurang lebih sebanyak 4000 penerbangan setiap bulannya melintasi jalur utara pulau Jawa ini. “Selama ini rute penerbangan W45, yakni rute yang melayani penerbangan di sepanjang bagian utara pulau jawa, seperti Jalur penerbangan Jakarta-Surabaya-Bali misalnya yang dilayani melalui rute ini, menjadi rute yang sangat padat. Dan menjadi tugas kami AirNav Indonesia untuk mengawal keselamatan penerbangan dengan meningkatkan kapasitas ruang udara dan efisiensi penerbangan, melalui optimalisasi alternatif jalur lain, yakni jalur selatan Jawa. Melalui konsep flexible used of airspace (FUA) yakni membagi penggunaan ruang udara untuk kepentingan sipil dan militer, jalur selatan Jawa mulai akan dikembangkan untuk penerbangan komersil. Kami akan terus berkolaborasi antara sipil dengan militer untuk bisa memaksimalkan penggunaan ruang udara di selatan Jawa ini. Trial sudah beberapa kali dilakukan dan berjalan dengan baik” ujarnya.

 

Penerbangan sipil menggunakan jalur ini sejak pukul 14:00 – 06:00 waktu setempat, sedangkan penerbangan militer akan menggunakan pada pukul 06:00 – 14:00 waktu setempat. Menurut Novie, meski telah diatur waktu penggunaannya, militer tetap dapat menggunakan rute tersebut secara fleksibel. “Jika militer akan menggunakan jalur ini di luar waktu yang telah ditentukan, maka militer akan menginfokan kami dan kami akan menutup sementara penggunaan jalur ini demi kepentingan militer. Tetapi jika militer tidak memiliki aktivitas pada waktu tersebut, maka penggunaan jalur selatan Jawa dapat kami maksimalkan untuk penerbangan sipil,” terangnya.

 

AirNav Indonesia melakukan sejumlah program strategis untuk optimalisasi pengembangan jalur penerbangan selatan Jawa ini agar dapat berdampak terhadap pertumbuhan ekonomi. Selain kesiapan fasilitas dan SDM, prosedur dan koordinasi antara unit layanan navigasi penerbangan terus ditingkatkan melalui pembuatan air traffic services letter of coordination agreement (ATS LOCA) antara Cabang Utama Jakarta Air Traffic Service Center (JATSC) dengan Makassar Air Traffic Service Center (MATSC) serta antara Cabang Utama MATSC dengan Cabang Madya Denpasar. “Kami sedang update standard operation procedure (SOP) untuk melayani jalur ini, kami juga telah menyiapkan LOCA untuk detail separasi, level assignment, dan coordination procedur untuk mengoptimalkan kesiapan kami,” pungkasnya.

 

Secara umum, optimalisasi dan peningkatan layanan navigasi di jalur penerbangan bagian selatan pulau Jawa ini merupakan salah satu upaya AirNav Indonesia untuk ikut mendukung Pemerintah dalam mendorong pusat-pusat potensi bisnis dan pengembangan ekonomi daerah yang merupakan implementasi Nawacita ketujuh Presiden Joko Widodo, yakni mewujudkan kemandirian ekonomi dengan menggerakkan sektor-sektor strategis ekonomi domestik, khususnya di wilayah bagian selatan Pulau Jawa. Novie menjelaskan bahwa pengembangan jalur penerbangan di selatan Jawa sesuai dengan program Nawacita yang dicanangkan oleh Presiden Joko Widodo untuk mengembangkan daerah-daerah yang potensial namun selama ini belum dikembangkan dengan maksimal.

comments powered by Disqus

Articles

Dukung Keamanan Penerbangan, AirNav Perpanjang MoU dengan KOHANUDNAS
13 Feb 2018

Dukung Keamanan Penerbangan, AirNav Perpanjang MoU...

Perusahaan Umum Lembaga Penyelenggara Pelayanan Navigasi Penerbangan (Perum LPPNPI) atau AirNav Indonesia menandatangani perpanjangan perjanjian kerja sama mengenai koordinasi pertukaran data dan informasi penerbangan serta penegakan hukum di wilayah udara Indonesia dengan Komando Pertahanan Udara Nasional (KOHANUDNAS)
Read More

KOMPETENSI KERJA, SERTA COMPETENCE MANAGEMENT SYSTEM, SEBUAH PELAJARAN DARI PROCESS SAFETY *
09 Feb 2018

KOMPETENSI KERJA, SERTA COMPETENCE MANAGEMENT SYST...

Sahabat ISAFE, pernahkah kita mengukur berapa sih ongkos atau dampak dari suatu ketidak-cakapan bekerja atau professional incompetence yang akan diderita publik dan pelanggan, perusahaan atau bahkan diri kita sendiri? Kali ini kita akan mendiskusikan apa yang dimaksud dengan kecakapan dan ketidak cakapan, baik bagi individu dan juga perusahaan dan bagaimana pengelolaannya untuk membantu mencapai aspek keselamatan yang tinggi di industri yang rentan atas safety risk.
Read More

MELIRIK SAFETY DI INDUSTRI NON-PENERBANGAN, KITA MUSTI TETAP WASPADA!
30 Jan 2018

MELIRIK SAFETY DI INDUSTRI NON-PENERBANGAN, KITA M...

Dear sahabats ISAFE… bicara tentang aspek Safety tentu saja bukanlah konsumsi industry penerbangan, atau perhubungan saja. Kali ini kita akan membahas bagaimana aspek safety dikelola di industri non penerbangan.
Read More

News

Optimalisasi Ruang Udara, AirNav Indonesia dan Kementerian Perhubungan Selenggarakan CMAC/FUA Workshop
31 Mar 2016

Optimalisasi Ruang Udara, AirNav Indonesia dan Kem...

Jakarta, 31 Maret 2016 – Kerjasama sipil-milter merupakan hal penting untuk mengoptimalkan penggunaan ruang udara Republik Indonesia dalam mendukung peningkatan konektivitas di negeri yang memiliki lebih dari 17.000 pulau ini.
Read More

Donor Darah Dan Peluncuran Mobil Perpustakaan Keliling Airnav Peduli
11 Feb 2016

Donor Darah Dan Peluncuran Mobil Perpustakaan Keli...

TANGERANG (2/10) - Perusahaan Umum (Perum) Lembaga Penyelenggara Pelayanan Navigasi Penerbangan Indonesia (LPPNPI) atau dikenal dengan AirNav Indonesia menggelar Aksi Donor Darah dan Peluncuran Mobil Perpustakaan Keliling ”AirNav Peduli”, Rabu, 10 Februari 2016
Read More

AirNav Indonesia Bersama TNI AU Resmikan Tower Baru  di Bandara Husein Sastranegara
10 Feb 2016

AirNav Indonesia Bersama TNI AU Resmikan Tower Bar...

BANDUNG - Perusahaan Umum (Perum) Lembaga Penyelenggara Pelayanan Navigasi Pen-erbangan Indonesia (LPPNPI) atau dikenal dengan AirNav Indonesia bersinergi dengan TNI Angkatan Udara meresmikan pengoperasian tower baru, demi memaksimalkan pelayanan pengaturan lalu lintas penerbangan berniaga dan penerbangan militer di Bandara Husein Sastrangera, Bandung pada hari Rabu 10 Februari 2016
Read More

9 Pejabat MATSC Menandatangani Pakta Integritas, Siap Meningkatkan Pelayanan Navigasi di Indonesia
26 Feb 2016

9 Pejabat MATSC Menandatangani Pakta Integritas, S...

Makassar – Sebanyak 9 Manager dan Junior Manager di AirNav Indonesia Cabang MATSC menandatangani pakta integritas. Penandatanganan para managerial dilakukan di ruangan Platinum, Kantor Cabang MATSC, Jl. Bandara Baru, Selasa (16/2)
Read More